Sabtu, 24 Oktober 2009

Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai Menteri Kesehatan


Polemik pengangkatan Endang Rahayu Sedyaningsih sebagai Menteri Kesehatan pada Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid 2 membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus angkat bicara. SBY mengklarifikasi kegagalan Nila Anfasa Moeloek menjadi Menkes dan berita yang beredar bahwa Endang Rahayu Sedyaningsih belum melewati tes kesehatan. Klarifikasi itu diutarakan SBY dalam rapat Kabinet perdana KIB II di Gedung Utama Sekretaris Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat (23/10). Dalam rapat kabinet perdana di Sekretariat Negara, SBY menegaskan, Endang telah melewati sebagian tes kesehatan.
“Saya minta masyarakat tidak salah tafsir, saya minta masyarakat mengerti,” ungkap SBY.
“Ibu Endang Rahayu itu sudah menjalani tes,” imbuhnya.
Hasil tes yang belum menyeluruh itu sudah diterima SBY. “Tak ada yang serius, hanya gangguan kecil yang memerlukan treatment,” jelasnya. “Tapi berdasarkan riwayat selama ini, tak ditemui kelainan,” ujar SBY.
SBY menganggap semua polemik yang muncul merupakan hal yang wajar dan oleh karena itu, SBY berharap semua anggota kabinetnya bisa bekerja dengan tekun dan percaya diri. “I trust you all bisa mengemban tugas semua. Karena semua ini melalui proses, saya sudah melihat visi masing-masing. Kalian harus percaya diri tapi tetap harus rendah hati,” ujar SBY.
“Tidak perlu waktu saudara habis untuk melawan dengan kata-kata. Lawan saja dengan kerja nyata dan kerja keras,” ujarnya kepada semua menteri yang hadir di ruang rapat Gedung Setneg.”Lama-lama juga akan sirna,” tandasnya.

PROFILE : dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DR.PH (lahir di jakarta, 1 februari 1955; umur 54 tahun) adalah menteri kesehatan pada kabinet indonesia bersatu 2 yang menjabat sejak 22 oktober 2009. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Farmasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Depkes . Endang memperoleh gelar sarjana pada tahun 1979 dari Fakultas Kedokteran universitas Indonesia dan gelar magister dan doktor dari Harvard School of Public Health . Ia bersuamikan Dr. Reanny Mamahit, SpOG, MM (Direktur RSUD Tangerang) dan memiliki dua putra dan satu putri.

KETERANGAN : tidak jadinya pengangkatan Nila Anfasa Moeloek karena tidak lulus uji kesehatan tetapi menurut rumor yang beredar sekarang bahwa dirinya di cekal oleh beberapa elemen lembaga dikarenakan dya pernah menjabat sebagai ketua asosiasi pengendalian tembakau di indonesia.perusahaan-perusahaan tembakau di indonesia takut jikalau dya menjabat sebagai menteri kesehatan mengeluarkan kebijakan penekanan pemakaian tembakau di indonesia...itu sebabnya dirinya tidak menjadi menteri kesehatan

Tidak ada komentar: